sakit perut, mau BAB, tapi susah dikeluarin, ujung2nya konstipasi, huuu...uh sudah menjadi masalah pribadiku , BAB gak lancar! padahal makan makanan berserat udah cukup, minum air putih gak ketinggalan, terus apalagi ya? olah raga? naaah yang satu ini nih yang jarang , untung deh masih sempat seminggu sekali juga, alhasil perutku makin membuncit, sampai dikira ada bayi'nya sama putriku, dia malah senang fikirnya sebentar lagi mau punya adek, duuuh sayang... dah kesepian ya di rumah? mpe mau minta adek bayi segala :f
karena masalah yang satu ini, suamiku pasti aja kalau lewat di pinggir jalan ada tukang jualan pepaya, dia langsung inget sama aku di rumah, yaa mungkin bukan karena perutku buncit terus dia beliin aku buah, biar perutku jadi langsing ;) yang pasti dia suka kasian kali ya, ngelihat aku kalau udah berlama2an di WC, hanya karena problem konstipasi'ku. gimana gak lama di WC, bisa jadi 3 mpe 4 hari aku gak BAB, kebayang gak sih, selama itu ? :d
Berbagai produk pencahar udah aku coba, mulai yang berbentuk minuman banyak serat , pil pencahar, sampai yogurth! eh... tetap aja BAB'ku bermasalah, minum minuman banyak serat malah jadi diare, konsumsi pil pencahar, mulesnya minta ampun deh,bisa jadi ganggu aktifitas karena mules2nya itu, mungkin yang sedikit berhasil adalah minum yogurth, paling tidak BAB'ku bisa jadi 2hari sekali.
dan, yang paling berhasil adalah makan pepaya, alhamdulillah.
.
.jpg)
apalagi pas puasa kali ini, buka langsung makan pepaya, pas sahur cuci mulut pepaya, hasilnya tiap pagi aku bisa lancar deh, gak ada lagi tuh yang nama'nya konstipasi atau berlama-lamaan di WC, berhasil...berhasil... i did it lah pokona mah! :z
Tapi.........udah beberapa hari ini aku gak makan buah nih, terutama pepaya, so.... back to konstipasi deh :#
yaaa masalahnya cuma di makanan aja kali ya, jangan sampai deh punya penyakit yang serius, karena gejala2 sembelit ini! yang pasti merubah pola hidup dengan rutin ber-olahraga dan makan makanan mengandung serat,sepeti buah2an , sayur2an dan gandum. pokoknya pepaya bagiku is the best'lah dibanding harus konsumsi obat2an pencahar, hihi nyambung gak ya sama judulnya? ;)
Selasa, September 23, 2008
Pepaya muantap
Jumat, September 12, 2008
Peci Vs Sandal Jepit
.jpg)
Sebenarnya binun juga nih mau buat judul apa, yang pasti ini ceritaku di hari ultah pernikahan kami yang pertama, semua pasti tanda tanya deh, anaknya udah gede, tapi koq ultah pernikahannya yang pertama ya? ;)
Kembali ke .... PeCi Vs SaNdAl jEpiT, ceritanya gini, udah dari seminggu sebelum hari "H" , kami berdua udah punya rencana, buat ngerayain anniversary ( duuuh sok2an pake english) :D
Tanggal 9 september 2007 kami menikah, bertepatan dengan pilkada walikota tasikmalaya, pas banget , padahal di luar rencana kami semua, alhasil dengan memakai baju pengantin aku ikut pilkada dulu deh, tapi untungnya petugas KPU mau dengan senang hati mampir dulu ke rumah , lumayan kan satu suara, bisa menentukan kemenangan ;)
hmm, koq jadi ngelantur dulu y, back to judul :)
jadi untuk sekedar merayakan ultah pernikahan,kami sepakat untuk tukeran kado....
tapi kado'nya kami yang menentukan sendiri, dengan kesepakatan harga isi kado'nya jangan melebihi dari 20rb dan gak boleh kurang dari 15rb... y udah akhirnya kami berjuang untuk membelikan apa yang akan menjadi hadiah buat nanti pas hari H, yaitu tanggal 9 september 2008, pas satu tahun.
berhubung bertepatan dengan bulan puasa, jadi kami memutuskan untuk buka puasa di luar, sekali2 deh... buat ngerayain hari bersejarah :D
akhirnya tiba saatnya buka puasa, kami memilih tempat yang lumayan spesial, pokonya tempat itu ada makanan yang kami bertiga sama2 suka.
rencananya kita mu ngerayain di tempat itu, potong kue plus tukeran kado, tapiiii setelah difikir-fikir, malu juga eum banyak orang yang ngelihat, so kue tart yang kami beli kami boyong kembali ke rumah, dan sampainya di rumah , kami langsung potong tuh kue, habis ngiler juga dari tadi cuma dipelototin aja :o
Habis sholat berjama'ah , waktunya bertukar kado.... dan taraaaaa.... :t ternyata kadonya isinya adalah.... aku beliin suamiku peci putih pattani, dan suamiku ngasih aku hadiah sendal jepit yang memang selama ini aku mau, sendal jepit mute-mute :d
.jpg)
waaah i like it, tapi.... setelah difikir2 koq bisa sendal jepit dan peci ya? :f
kalau kita ambil hikmah dari kejadian ini, itu merupakan suatu simbol, kalau suami adalah imam bagi keluarga, dan istri adalah bawahannya, tapi bukan berarti harus diinjek injek kayak sendal kali ya? jangan-lah, na'udzubillahi min dzalik, bisa nangis deh gak berhenti berhenti :c
tapi aku yaqiiiiiiiiiiin banget... suamiku tidak seperti itu, dia adalah sosok yang paling berharga dalam hidup aku, kesabarannya membuatku takut untuk kehilangan dia, keceriaannya yang membuat aku gak mau jauh dari dirinya, kelembutannya menjadikan aku berharap untuk tidak bisa lepas dari dekapannya, dan aku yaqin dia-lah imam'ku selamanya,amiiiin :y
terima kasih ya sayang, atas semua yang telah kau berikan untukku dan untuk anakku, yang sekarang jadi anakmu juga, semoga keberkahan dan ridho Alloh terus mengiringi langkah2 kita. :L
Rabu, September 10, 2008
Minggu, September 07, 2008
Antara Perempuan dan muslimah
PEREMPUAN
Apabila lak-laki memerhatikannya,
Perempuan akan membalas renungan matanya
Apabila laki-laki mendekati selangkah,
Perempuan datang berpuluh langkah
Apabila laki-laki memujuk rayu,
Perempuan lemah dalam pangkuannya
Apabila laki-laki memberi harapan,
Perempuan hanyut dalam angan langkah
Muslimah tunduk mengelak panah syaitan
Apabila laki-laki mendekati selangkah,
Muslimah berundur beribu langkah
Apabila laki-laki memujuk rayu,
Muslimah anggap itulah kalimah iblis
Apabila laki-laki menutur harapan indah,
Muslimah yakin janji-Nya lebih bahagia di sana
Kerana Muslimah mengerti dan menyedari
Akan arti maruah pribadi sejati
Yang diselaputi iman yang hakiki
Yang tidak mudah dicemari...
catatanku.............
Siapa saja yang belajar Al-Quran dan mengamalkannya, pada hari kiamat (Allah Swt) akanmemberikan kepada kedua orang tuanya mahkota yang cahayanya lebih indah dari cahayamatahari. Kedua orangtua itu akan berkata, “ Mengapa kami diberi (mahkota) ini ?” Dijawablah, Itu karena anakmu telah mempelajari Al-Quran.“ — [HR Imam Abu Dazuud, Imam Ahmad, danIbnu Hakim]
Jumat, September 05, 2008
Munggahan
subhanalloh, nikmat rasanya bisa menjalani ramadhan bersama keluarga, buka & sahur berjama'ah. tidak terasa sudah memasuki hari ke 5 di bulan ramadhan tahun ini, hmmm semoga aku bisa menjalaninya dengan baik, penuh dengan ibadah, mulai dari sahur sampai sahur kembali.
jadi inget satu hari sebelum puasa, aku, anakku dan suamiku sengaja jalan2 sore, sambil melihat keadaan kota tasik di H min-1 ramadhan, sebenarnya kami mu keluar dari pagi, tapi waktu itu seharian kota tasik diguyur hujan, gak besar sih, cuma sebentar2 gerimis, udah gitu cuaca full mendung berawan, bikin orang2 pada betah di rumah, Tidurrrr....:)
terus kami putuskan untuk pergi ba'da dzuhur, eeeh ternyata Alloh punya kehendak lain, hujan lagi euy... so kami duduk lagi deh, hu.. uh misyka putriku mulai gak tenang nih, dari tadi pengen keluar maen, tujuan dia sih pengen ke salah satu mall di tasik, biasa maen di kidzone, yang ada perosotan muter katanya.
dan akhirnya jam setengah tiga kami baru start dari rumah, tanggung sih sholat ashar, tapi kami rencanakan untuk sholat d mushola mall aja, soalnya takut hujan lagi, waaah bisa nangis2 tuh misyka.
bismillah,semoga gak hujan nih di perjalanan, ternyata di tengah perjalanan, langit udah mulai meneteskan airnya, ups.... siap2 nih... baru sampai di tengah kota, byurrrr hujan lebat banget.. tanpa fikir panjang, kami akhirnya melabuhkan kendaraan di supermarket dekat2 situ aja, kebetulan tempat parkirnya di bawah gedung, jadi aman dari hujan...
ups... misyka nangis gak ya, kalau gak jadi ke tempat yg dia inginkan? yaa sudahlah dicoba aja, yang penting di supermarket ini ada arena bermain yang hampir sama dengan yg ada di mall terbesar di tasik itu.
subhanalloh, hujan2 gini masih sempatnya orang2 berjubel di supermarket, yakin deh semua pasti mu mempersiapkan menyambut ramadhan..
bagian cafetaria juga penuh banget, "munggahan" cenah kata orang sunda mah, hehe...
memanfaatkan 1-hari menjelang ramadhan, gak heran juga sih waktu itu kan pas hari minggu, wajar banget kota tasik tiba2 PENUH, pusat perbelanjaan yang biasa sepi mendadak rame, dan yang biasa rame, yaaa jadi tambah rame, sampai2 tempat parkir pun gak ada, full alias penuh sami sareng teu aya deui tempat kosong, pinuh pisan.
sampainya di lantai 3, tempat arena main anak2, pas adzan ashar, jadi kami gantian sholat ashar dulu, sementara misyka dibiarkan asyik bermain.
kurang lebih setengah jam, akhirnya kami putuskan untuk pulang, eeeeh seperti biasa, misyka gak mau pulang kalau dia belum bawa pulang keresek isi makanan kesukaannya, lihat supermarketnya penuh, huuuh jadi males untuk sekedar melihatnya juga, yang dibelinya gak seberapa, ngantri di kassanya bisa setengah jam, hhiiiii ngeri juga lihat belanjaan orang2,mpe troli besar gitu , penuh, gak ada sisa tempat.
misyka ku bujuk, agar mau beli makanan di tempat lain aja, meskipun baru 3 tahun umurnya, mungkin dia juga udah teu parurun, lihat orang berjubel siga kitu, jadi tanpa "perlawanan" deh untuk ngajaknya ke tempat lain, alias ke minimarket. sepanjang perjalanan mu pulang, waaah sepertinya orang2 pada keluar semua sore ini, jalanan dibanjiri orang2, untungnya rumah kami di pinggiran kota, jadi gak terlalu ikut2an rame deh!
sampai juga nih di minimarket yg kami tuju, sepi.......... pantes-lah, semua orang pada memburu supermarket di kota, jadi dengan leluasa kami belanja, harganya pun gak jauh beda dengan harga2 di kota, yang penting keinginan misyka tercapai.
gubrak... cape juga, lieur yg jelas mah, habis lihat banyak orang. ternyata tradisi munggahan masih melekat ya, biasanya gak hanya di tempat2 perbelanjaan aja, di tempat2 wisata pun pasti banyak orang yang sengaja ngumpul, makan bareng, coz hari itu hari terakhir mereka bisa makan2 di siang hari,tapi hari minggu kemaren kan hujan, gak sempat survey juga sih, tadinya mu ke cipanas galunggung, berhubung gerimis mengundang, yang ada males banget buat keluar rumah.
yang penting ramadhan kali ini, kita bisa menjalaninya lebih baik lagi, dengan persiapan hati tentunya, bukan hanya sekedar persiapan 'materi', selamat berpuasa yaaaaa
Rabu, September 03, 2008
Belajar Menghargai Waktu
Setiap manusia diberi jatah waktu yang sama, yaitu 24 jam. Meskipun waktu yang disediakan sama , namun setiap orang berbeda dalam mengisinya. Menjadi insan yang produktif bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah. Beberapa orang telah memiliki rencana hari mereka dari mulai terbangun sampai kembali ke tempat tidur, mengatur segala hal dan melakukannya, sementara lainnya , tak sedikit yang menjalani hidup tanpa tujuan
Mengingat Tujuan Hidup
Sebagaimana firman Alloh dala surat Adz- Dzariyat ayat 56 " Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu. " Dengan mengingatnya kembali , minimal diri kita akan tergerak untuk berfikir apakah selama ini kita sudah berusaha maksimal untuk mencapai tujuan tersebut
Tinggalkan menunda-nunda Beramal
Tanpa kita sadari , kita sering mengucapkan "nanti" yang merupakan pintu untuk menunda beraktivitas. Abdullah bin Umar r.a. pernah berkata , " jika anda berada pada waktu pagi , maka janganlah menunggu hingga waktu sore. Ebgitu juga bila anda berada pada waktu sore maka janganlah menunggu hingga pagi tiba. Pergunakan waktu sehatmu sebelum sakitmu dan waktu hidupmu sebelum matimu "
Jauhi bermalas-malasan
Penyakit yang satu ini memang sering menghinggapi kita. adakalanya semangat kita mundur, apabila semangat itu ddorong maka semangat itu akan pulih kembali. Namun akan semakin melemah bila dibiarkan begitu saja.Ibnul Jauzy pernah memberikan nasehat kepada putranya, "malas dalam mencari keutamaan adalah teman yang paling jelek dan suka bersantai-santai dapat mewariskan penyesalan yang luar biasa"
Jangan habiskan waktu percuma
Rasululloh pernah bersabda, " dua nikmat yang mebuat terlena yaitu kesehatan dan kesempatan ( waktu )." Kegiatan-kegiatan yang tidak mempunyai nilai ibadah dan sekedar membuang-buang waktu sebaiknya ditinggalkan.
Mengisi waktu dengan amal sholih
Manusia yang berakal dan sukses adalah manusia yang selalu mengisi detik-detik umurnya dengan hal yang bermanfaat dan amal sholih.
Minggu, Agustus 31, 2008
catatanku.............
" Marhaban yaa Ramadhan, Marhaban yaa syahrusshiyam, mohon maaf segala alfa dan khilaf, semoga Ramadhan kali ini membawa kita pada derajat taqwa, amiiin...
Selamat menjalankan ibadah shaum Ramadhan 1429 H "
Rabu, Agustus 27, 2008
Selagi Ada Waktu
Dari Abdurrohman Al-A’raj, dari Abu Hurairoh berkata bahwa Rosululloh SAW bersabda : “ Bersegeralah beramal sebelum datangnya tujuh perkara. Bukankah yang kalian tunggu ( jika kamu menunda amal ) hanyalah kefakiran yang membuat lupa, atau kecukupan yang menyebabkan berlaku semau(mu). Atau sakit yang merusak diri(mu), atau usia tua yang menyebabkan pikun,atau kematian yang datang tiba-tiba, atau Dajjal yang merupakan seburuk-buruk perkara ghaib yang ditunggu, atau hari kiamat sedangkan kiamat lebih pahit dan dahsyat rasanya
Selasa, Agustus 26, 2008
Memuliakan Teman
Memuliakan teman berarti menjaga dan menunaikan hak-hak mereka. Abdullah Nasih ‘Ulwan dalam Tarbiyatul ‘Awlaad Fil Islam menyebutkan bahwa hak-hak tersebut adalah:
1. Mengucapkan salam ketika bertemu.
Rasulullah saw. bersabda, “Kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan kepada sesuatu yang apabila kalian kerjakan niscaya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (As-Syaikhani)
2. Menjenguk Teman Ketika Sakit
Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy‘ari bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Jenguklah orang yang sakit; beri makanlah orang yang lapar dan lepaskanlah orang yang dipenjara.”
Asy-Syaikhani meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Hak seseorang Muslim terhadap Muslim lainnya ada lima: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan orang yang bersin.”
3. Mendoakan Ketika Bersin
Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu bersin, hendaklah ia mengucapkan al-hamdu lillah (segala puji bagi Allah), dan saudaranya atau temannya hendaknya mengucapkan untuknya yarhamukallah (semoga Allah mengasihimu). Apabila teman atau saudaranya tersebut mengatakan yarhamukallah (semoga Allah mengasihimu), kepadanya hendaklah ia mengucapkan yahdikumullah wa yushlihu balakum.”
Ibnu Majah dan At-Tarmidzi meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa menjenguk orang sakit atau berziarah kepada seorang saudara di jalan Allah, maka ia akan diseru oleh seorang penyeru, ‘Hendaklah engkau berbuat baik, dan baiklah perjalananmu, (karenanya) engkau akan menempati suatu tempat di surga‘.“
5. Menolong ketika kesempitan
Asy-Syaikhani meriwayatkan dari Ibnu Umar r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Seorang muslim itu adalah saudara bagi muslim lainnya, ia tidak boleh berbuat zalim kepadanya dan tidak boleh menyia-nyiakannya (membiarkan, tidak menolongnya). Barangsiapa menolong kebutuhan saudaranya, maka Allah akan menolong kebutuhannya. Barangsiapa menyingkirkan suatu kesusahan dari seorang muslim, niscaya Allah akan menyingkirkan darinya suatu kesusahan di antara kesusahan-kesusahan hari kiamat. Dan barangsiapa menutupi (aib) seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi (aib)nya pada hari kiamat.”
6. Memenuhi undangannya apabila ia mengundang
Asy-Syaikhani meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Hak seseorang Muslim terhadap Muslim lainnya ada lima: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan orang yang bersin.”
7. Memberikan ucapan selamat
Ad-Dailami meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. “Barangsiapa bertemu saudaranya ketika bubar dari sholat Jum’at, maka hendaklah ia mengucapkan, ‘Semoga (Allah) menerima (amal dan doa) kami dan kamu‘.“
8. Saling memberi hadiah
At-Thabrani meriwayatkan dalam Al-Ausath dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda, “Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.”
Ad-Dailami meriwayatkan dari Anas secara marfu’, “Hendaklah kalian saling memberi hadiah karena hal itu dapat mewariskan kecintaan dan menghilangkan kedengkian.”
Imam Malik di dalam Al-Muwaththa’ meriwayatkan, “Saling bermaaf-maafkanlah, niscaya kedengkian akan hilang. Dan saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai dan hilanglah permusuhan.”
http://www.dakwatuna.com
13 Sifat Perempuan Yang Tidak Disukai Laki-Laki
Sehingga tidak ada pertanyaan lagi oleh para istri mulai saat ini, tentang sebab mengapa para suami mereka lari dari rumah. Karena salah satu Pusat Kajian di Eropa telah mengadakan survai seputar 20 sifat perempuan yang paling tidak disukai laki-laki. Survai ini diikuti oleh dua ribu (2000) peserta laki-laki dari beragam umur, beragam wawasan dan beragam tingkat pendidikan.
Survai itu menguatkan bahwa ada 13 sifat atau tipe perempuan yang tidak disukai laki-laki:
Pertama, perempuan yang kelaki-lakian, “mustarjalah”
Perempuan tipe ini menempati urutan pertama dari sifat yang paling tidak disukai laki-laki. Padahal banyak perempuan terpandang berkeyakinan bahwa laki-laki mencintai perempuan “yang memiliki sifat perkasa”. Namun survai itu justru sebaliknya, bahwa para peserta survai dari kalangan laki-laki menguatkan bahwa perempuan seperti ini telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah. Mereka menilai bahwa perangai itu tidak asli milik perempuan. Seperti sifat penunjukan diri lebih kuat secara fisik, sebagaimana mereka menyaingi laki-laki dalam berbagai bidang kerja, terutama bidang yang semestinya hanya untuk laki-laki… Mereka bersuara lantang menuntut haknya dalam dunia kepemimpinan dan jabatan tinggi! Sebagian besar pemuda yang ikut serta dalam survai ini mengaku tidak suka berhubungan dengan tipe perempuan seperti ini.
Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan lisannya “Tsartsarah”
Tipe perempuan ini menempati urutan kedua dari sifat yang tidak disukai laki-laki, karena perempuan yang banyak omong dan tidak memberi kesempatan orang lain untuk berbicara, menyampaikan pendapatnya, umumnya lebih banyak memaksa dan egois. Karena itu kehidupan rumah tangga terancam tidak bisa bertahan lebih lama, bahkan berubah menjadi “neraka”.
Ketiga, perempuan materialistis “Maaddiyah”
Adalah tipe perempuan yang orientasi hidupnya hanya kebendaan dan materi. Segala sesuatu dinilai dengan harga dan uang. Tidak suka ada pengganti selain materi, meskipun ia lebih kaya dari suaminya.
Keempat, perempuan pemalas “muhmalah”
Tipe perempuan ini menempati urutan keempat dari sifat perempuan yang tidak disukai laki-laki.
Kelima, perempuan bodoh “ghobiyyah”
Yaitu tipe perempuan yang tidak memiliki pendapat, tidak punya ide dan hanya bersikap pasif.
Keenam, perempuan pembohong “kadzibah”
Tipe perempuan yang tidak bisa dipercaya, suka berbohong, tidak berkata sebenarnya, baik menyangkut masalah serius, besar atau masalah sepele dan remah. Tipe perempuan ini sangat ditakuti laki-laki, karena tidak ada yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya, dan umumnya berkhianat terhadap suaminya.
Ketujuh, perempuan yang mengaku serba hebat “mutabahiyah”
Tipe perempuan ini selalu menyangka dirinya paling pintar, ia lebih hebat dibandingkan dengan lainnya, dibandingkan suaminya, anaknya, di tempat kerjanya, dan kedudukan materi lainnya…
Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau kalah dengan suaminya
Tipe perempuan yang selalu menunjukkan kekuatan fisiknya setiap saat.
Kesembilan, perempuan yang iri dengan perempuan lainnya.
Adalah tipe perempuan yang selalu menjelekkan perempuan lain.
Kesepuluh, perempuan murahan “mubtadzilah”
Tipe perempuan pasaran yang mengumbar omongannya, perilakunya, menggadaikan kehormatan dan kepribadiannya di tengah-tengah masyarakat.
Kesebelas, perempuan yang perasa “syadidah hasasiyyah”
Tipe perempuan seperti ini banyak menangis yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi masyghul dengan sikap cengengnya.
Keduabelas, perempuan pencemburu yang berlebihan “ghayyur gira zaidah”
Sehingga menyebabkan kehidupan suaminya terperangkap dalam perselisihan, persengketaan tak berkesudahan.
Ketigabelas, perempuan fanatis “mumillah”
Model perempuan yang tidak mau menerima perubahan, nasehat dan masukan meskipun itu benar dan ia membutuhkannya. Ia tidak mau menerima perubahan dari suaminya atau anak-anaknya, baik dalam urusan pribadi atau urusan rumah tangganya secara umum. Model seperti ini memiliki kemampuan untuk nerimo dengan satu kata, satu cara, setiap harinya selama tiga puluh tahun, tanpa ada rasa jenuh!
Ketika Laki-Laki Memilih
Dari hasil survai di Eropa itu, dikomparasikan dengan pendapat banyak kalangan dari para pemuda, para suami seputar hasil survai itu, maka bisa kita lihat pendapatnya sebagai berikut:
Sebut saja namanya fulan (36) tahun, menikah semenjak sebelas tahun, ia berkomentar:
“Saya sepakat dengan hasil survai itu. Terutama sifat “banyak omong dan malas”. Tidak ada sifat yang lebih jelek dari perilaku mengumbar omongan, tidak bisa menahan lisan, siang-malam dalam setiap perbincangan, baik berbincangan serius atau canda, menjadikan suaminya dalam kondisi sempit, dan marah, apalagi suaminya telah menjalankan pekerjaan berat di luar, di mana ia membutuhkan ketenangan dan kejernihan pikiran di rumah.
Saya baru mengetahui dari rekan saya yang memiliki istri model ini, tidak bisa menahan lisannya di setiap pembicaraan, setiap waktu dan dengan semua orang. Suaminya telah menasehatinya berulang kali, agar bisa menahan omongan, namun ia tidak menggubris nasehatnya sehingga berakhir dengan perceraian.
Pada umumnya model istri yang banyak omong, itu lebih pemalas di rumahnya. Bagaimana ia menggunakan waktu yang cukup untuk mengurus rumah tangga dan anak-anaknya, sedangkan ia sibuk ngobrol dengan para tetangga dan teman?!.
Jamil , sebut saja namanya begitu, insinyur berumur 34 tahun, menikah semenjak 9 tahun, ia berkomentar:
“Tidak ada yang lebih buruk dari model perempuan yang materialistis, selalu menuntut setiap saat, meskipun suaminya menuruti permintaannya, ia terus meminta dan menuntut!!
Tipe perempuan ini, sayangnya tidak mudah menerima perubahan menuju lebih baik, tidak gampang menyesuaikan diri dalam kehidupan apa adanya. Boleh jadi kondisi demikian berangkat dari asuhan semenjak kecilnya. Saya tidak diuji Allah dengan model perempuan seperti ini, namun justru saya diuji dengan istri perasa dan cengeng.
Dengan tertawa Mahmud as Sayyid menerima hasil survai ini, ia berkomentar:
“Demi Allah, sungguh menarik ada lembaga atau Pusat Study yang menggelar survai dengan pembahasan seputar ini. Survai ini meskipun memiki cara pandang dan penilaian yang berbeda-beda, namun terungkap bahwa cara pandang itu satu sama lain tidak saling bertentangan…”
Lain lagi dengan Mahmud, sebut saja begitu. Belum menikah, mahasiswa di universitas. Ia berujar tentang mimpinya, yaitu istri yang akan mendampinginya, ia mengharap:
“Pasti saya menginginkan tidak mendapatkan istri yang memiliki tipe sebagaimana hasil survai di atas. Tetapi mengingat tidak ada istri yang “sempurna”, karena itu saya masih mungkin menerima tipe perempuan di atas kecuali tipe perempuan pembohong. Istri pembohong akan lebih mudah mengkhianati, tidak menghormati hubungan suami-istri, tidak memelihara amanah, tidak bisa dipercaya. Setiap orang pada umumnya tidak menyenangi sifat bohong, baik laki-laki maupun perempuan itu sendiri. Karena akan berdampak negative pada anak-anaknya, karena anak-anak akan meniru dirinya!!.
Ketika ia ditanya tentang tipe perempuan “kelaki-lakian”. Perempuan yang menyerupai laki-laki dalam segala hal dan menyanginya dalam segala hal. Ia berkomentar:
“Tidak masalah berhubungan dengan istri tipe seperti ini, selagi sifat “kelaki-lakian” tidak mengalahkan dan mengibiri sifat aslinya. Selagi ia masih mengemban kerja dan tugas yang sesuai dengan tabiat perempuan, seperti nikah, mengandung, menyusui dan lainnya.”
“Perempuan “kuat” menurut saya akan mengetahui bagaimana ia mengurus kebutuhan dirinya, mengarahkan dan mengatur keluarga dan anak-anaknya. Akan tetapi segala sesuatu ada batasnya yang tidak boleh diterjangnya. Sebagaimana seorang perempuan tidak suka terhadap laki-laki yang “banci”, seperti berbicara dan berperilaku layaknya perempuan. Sebagaimana juga laki-laki tidak suka terhadap perempuan yang mengedepankan sifat kelaki-lakian… segala sesuatu ada batas ma’kulnya. Jika melampaui batas sewajarnya, yang terjadi adalah dampak negatif.
Tidak ada seorang istri yang “sempurna”. Dan memang ada berbedaan cara penilaian dan cara pandang antara laki-laki satu dengan laki-laki lain. Namun ada kaidah umum yang disepakati oleh samua. Yaitu menolak sikap bohong, penipu, sebagaimana yang disebutkan sebelumnya.”
Semoga tulisan ini menambah informasi dan pengalaman buat para istri dan calon istri. Dan tentunya bermanfaat bagi laki-laki, sehingga para suami mampu bermuasyarah atau berhubungan dengan istri-istrinya dengan cara makruf, sebagaimana yang digariskan dalam Al qur’an. Allah swt berfirman:
“Dan bergaullah dengan mereka (istri-istrimu) secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” Al Nisa’:19
Dan karena perempuan “syaqaiqur rijal” saudara kembar laki-laki, yang seharusnya saling mengisi dan menyempurnakan, untuk membangun “baiti jannati” sehingga keduanya mampu bersinergi untuk mewujudkan citanya itu dalam pengembaraan kehidupan ini. Allahu a’lam
Naah bagaimana dengan anda?
http://www.dakwatuna.com
13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan
Para istri atau kaum wanita adalah manusia yang juga mempunyai hak tidak suka kepada laki-laki karena beberapa sifa-sifatnya. Karena itu kaum lelaki tidak boleh egois, dan merasa benar. Melainkan juga harus memperhatikan dirinya, sehingga ia benar-benar bisa tampil sebagai seorang yang baik. Baik di mata Allah, pun baik di mata manusia, lebih-lebih baik di mata istri. Ingat bahwa istri adalah sahabat terdekat, tidak saja di dunia melainkan sampai di surga. Karena itulah perhatikan sifat-sifat berikut yang secara umum sangat tidak disukai oleh para istri atau kaum wanita. Semoga bermanfaat.
Pertama, Tidak Punya Visi
Setiap kaum wanita merindukan suami yang mempunyai visi hidup yang jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan ada tujuan mulia. Dalam pembukaan surah An Nisa’:1 Allah swt. Berfirman: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. Dalam ayat ini Allah dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan hidup berumah tangga adalah untuk bertakwa kepada Allah. Takwa dalam arti bersungguh mentaati-Nya. Apa yang Allah haramkan benar-benar dijauhi. Dan apa yang Allah perintahkan benar ditaati.
Namun yang banyak terjadi kini, adalah bahwa banyak kaum lelaki atau para suami yang menutup-nutupi kemaksiatan. Istri tidak dianggap penting. Dosa demi dosa diperbuat di luar rumah dengan tanpa merasa takut kepada Allah. Ingat bahwa setiap dosa pasti ada kompensasinya. Jika tidak di dunia pasti di akhirat. Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena keberanian para suami berbuat dosa. Padahal dalam masalah pernikahan Nabi saw. bersabda: “Pernikahan adalah separuh agama, maka bertakwalah pada separuh yang tersisa.”
Kedua, Kasar
Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Ini menunjukkan bahwa tabiat wanita tidak sama dengan tabiat laki-laki. Karena itu Nabi saw. menjelaskan bahwa kalau wanita dipaksa untuk menjadi seperti laki-laki tulung rusuk itu akan patah. Dan patahnya berarti talaknya. Dari sini nampak bahwa kaum wanita mempunyai sifat ingin selalui dilindungi. Bukan diperlakukan secara kasar. Karena itu Allah memerintahkan para suami secara khusus agar menyikapi para istri dengan lemah lembut: Wa’aasyiruuhunna bil ma’ruuf (Dan sikapilah para istri itu dengan perlakuan yang baik) An Nisa: 19. Perhatikan ayat ini menggambarkan bahwa sikap seorang suami yang baik bukan yang bersikap kasar, melainkan yang lembut dan melindungi istri.
Banyak para suami yang menganggap istri sebagai sapi perahan. Ia dibantai dan disakiti seenaknya. Tanpa sedikitpun kenal belas kasihan. Mentang-mentang badannya lebih kuat lalu memukul istri seenaknya. Ingat bahwa istri juga manusia. Ciptaan Allah. Kepada binatang saja kita harus belas kasihan, apalagi kepada manusia. Nabi pernah menggambarkan seseorang yang masuk neraka karena menyikas seekor kucing, apa lagi menyiksa seorang manusia yang merdeka.
Ketiga, Sombong
Sombong adalah sifat setan. Allah melaknat Iblis adalah karena kesombongannya. Abaa wastakbara wakaana minal kaafiriin (Al Baqarah:34). Tidak ada seorang mahlukpun yang berhak sombong, karena kesombongan hanyalah hak priogatif Allah. Allah berfirman dalam hadits Qurdsi: “Kesombongan adalah selendangku, siapa yang menandingi aku, akan aku masukkan neraka.” Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Karena itu para istri yang baik tidak suka mempunyai suami sombong.
Sayangnya dalam keseharian sering terjadi banyak suami merasa bisa segalanya. Sehingga ia tidak mau menganggap dan tidak mau mengingat jasa istri sama sekali. Bahkan ia tidak mau mendengarkan ucapan sang istri. Ingat bahwa sang anak lahir karena jasa kesebaran para istri. Sabar dalam mengandung selama sembilan bulan dan sabar dalam menyusui selama dua tahun. Sungguh banyak para istri yang menderita karena prilaku sombong seorang suami.
Keempat, Tertutup
Nabi saw. adalah contoh suami yang baik. Tidak ada dari sikap-sikapnya yang tidak diketahui istrinya. Nabi sangat terbuka kepada istri-istrinya. Bila hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, nabi melakukan undian, agar tidak menimbulkan kecemburuan dari yang lain. Bila nabi ingin mendatangi salah seorang istrinya, ia izin terlebih dahulu kepada yang lain. Perhatikan betapa nabi sangat terbuka dalam menyikapi para istri. Tidak seorangpun dari mereka yang merasa didzalimi. Tidak ada seorang dari para istri yang merasa dikesampingkan.
Kini banyak kejadian para suami menutup-nutupi perbuatannya di luar rumah. Ia tidak mau berterus terang kepada istrinya. Bila ditanya selalu jawabannya ngambang. Entah ada rapat, atau pertemuan bisnis dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian kejadiannya. Atau ia tidak mau berterus terang mengenai penghasilannya, atau tidak mau menjelaskan untuk apa saja pengeluaran uangnya. Sikap semacam ini sungguh sangat tidak disukai kaum wanita. Banyak para istri yang tersiksa karena sikap suami yang begitu tertutup ini.
Kelima, Plinplan
Setiap wanita sangat mendambakan seorang suami yang mempunyai pendirian. Bukan suami yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama ia bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Inilah salah satu makna qawwam dalam firman Allah: arrijaalu qawwamuun alan nisaa’ (An Nisa’:34).
Keenam, Pembohong
Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Tidak mau jujur atas perbuatannya. Ingat sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah sikap yang paling Allah benci. Bahkan Nabi menganggap kebohongan adalah sikap orang-orang yang tidak beriman. Dalam sebuah hadits Nabi pernah ditanya: hal yakdzibul mukmin (apakah ada seorang mukmin berdusta?) Nabi menjawab: Laa (tidak). Ini menunjukkan bahwa berbuat bohong adalah sikap yang bertentangan dengan iman itu sendiri.
Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang bubar karena kebohongan para suami. Ingat bahwa para istri tidak hanya butuh uang dan kemewahan dunia. Melainkan lenbih dari itu ia ingin dihargai. Kebohongan telah menghancurkan harga diri seorang istri. Karena banyak para istri yang siap dicerai karena tidak sanggup hidup dengan para sumai pembohong.
Ketujuh, Cengeng
Para istri ingin suami yang tegar, bukan suami yang cengeng. Benar Abu Bakar Ash Shiddiq adalah contoh suami yang selalu menangis. Tetapi ia menangis bukan karena cengeng melainkan karena sentuhan ayat-ayat Al Qur’an. Namun dalam sikap keseharian Abu Bakar jauh dari sikap cengeng. Abu Bakar sangat tegar dan penuh keberanian. Lihat sikapnya ketika menghadapi para pembangkang (murtaddin), Abu Bakar sangat tegar dan tidak sedikitpun gentar.
Suami yang cenging cendrung nampak di depan istri serba tidak meyakinkan. Para istri suka suami yang selalu gagah tetapi tidak sombong. Gagah dalam arti penuh semangat dan tidak kenal lelah. Lebih dari itu tabah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.
Kedelapan, Pengecut
Dalam sebuah doa, Nabi saw. minta perlindungan dari sikap pengecut (a’uudzubika minal jubn), mengapa? Sebab sikap pengecut banyak menghalangi sumber-sumber kebaikan. Banyak para istri yang tertahan keinginannya karena sikap pengecut suaminya. Banyak para istri yang tersiksa karena suaminya tidak berani menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Nabi saw. terkenal pemberani. Setiap ada pertempuran Nabi selalu dibarisan paling depan. Katika terdengar suara yang menakutkan di kota Madinah, Nabi saw. adalah yang pertama kaluar dan mendatangi suara tersebut.
Para istri sangat tidak suka suami pengecut. Mereka suka pada suami yang pemberani. Sebab tantangan hidup sangat menuntut keberanian. Tetapi bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.
Kesembilan, Pemalas
Di antara doa Nabi saw. adalah minta perlindingan kepada Allah dari sikap malas: allahumma inni a’uudzubika minal ‘ajizi wal kasal , kata kasal artinya malas. Malas telah membuat seseorang tidak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan seorang suami. Malas sering kali membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit. Para istri sangat tidak suka kepada seorang suami pemalas. Sebab keberadaanya di rumah bukan memecahkan masalah melainkan menambah permasalah. Seringkali sebuah rumah tangga diwarnai kericuhan karena malasnya seorang suami.
Kesepuluh, Cuek Pada Anak
Mendidik anak tidak saja tanggung jawab seorang istri melainkan lebih dari itu tanggung jawab seorang suami. Perhatikan surat Luqman, di sana kita menemukan pesan seorang ayah bernama Luqman, kepada anaknya. Ini menunjukkan bahwa seorang ayah harus menentukan kompas jalan hidup sang anak. Nabi saw. Adalah contoh seorang ayah sejati. Perhatiannya kepada sang cucu Hasan Husain adalah contoh nyata, betapa beliau sangat sayang kepada anaknya. Bahkan pernah berlama-lama dalam sujudnya, karena sang cucu sedang bermain-main di atas punggungnya.
Kini banyak kita saksikan seorang ayah sangat cuek pada anak. Ia beranggapan bahwa mengurus anak adalah pekerjaan istri. Sikap seperti inilah yang sangat tidak disukai para wanita.
Kesebelas, Menang Sendiri
Setiap manusia mempunyai perasaan ingin dihargai pendapatnya. Begitu juga seorang istri. Banyak para istri tersiksa karena sikap suami yang selalu merasa benar sendiri. Karena itu Umar bin Khaththab lebih bersikap diam ketika sang istri berbicara. Ini adalah contoh yang patut ditiru. Umar beranggapan bahwa adalah hak istri mengungkapkan uneg-unegnya sang suami. Sebab hanya kepada suamilah ia menemukan tempat mencurahkan isi hatinya. Karena itu seorang suami hendaklah selalu lapang dadanya. Tidak ada artinya merasa menang di depan istri. Karena itu sebaik-baik sikap adalah mengalah dan bersikap perhatian dengan penuh kebapakan. Sebab ketika sang istri ngomel ia sangat membutuhkan sikap kebapakan seorang suami. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api.
Keduabelas, Jarang Komunikasi
Banyak para istri merasa kesepian ketika sang suami pergi atau di luar rumah. Sebaik-baik suami adalah yang selalu mengontak sang istri. Entah denga cara mengirim sms atau menelponnya. Ingat bahwa banyak masalah kecil menjadi besar hanya karena miskomunikasi. Karena itu sering berkomukasi adalah sangat menentukan dalam kebahagiaan rumah tangga.
Banyak para istri yang merasa jengkel karena tidak pernah dikontak oleh suaminya ketika di luar rumah. Sehingga ia merasa disepelekan atau tidak dibutuhkan. Para istri sangat suka kepada para suami yang selalu mengontak sekalipun hanya sekedar menanyakan apa kabarnya.
Ketigabelas, Tidak Rapi dan Tidak Harum
Para istri sangat suka ketika suaminya selalu berpenampilan rapi. Nabi adalah contoh suami yang selalu rapi dan harum. Karena itu para istrinya selalu suka dan bangga dengan Nabi. Ingat bahwa Allah Maha indah dan sangat menyukai keindahan. Maka kerapian bagian dari keimanan. Ketika seorang suami rapi istri bangga karena orang-orang pasti akan berkesan bahwa sang istri mengurusnya. Sebaliknya ketika sang suami tidak rapi dan tidak harum, orang-orang akan berkesan bahwa ia tidak diurus oleh istrinya. Karena itu bagi para istri kerapian dan kaharuman adalah cermin pribadi istri. Sungguh sangat tersinggung dan tersiksa seorang istri, ketika melihat suaminya sembarangan dalam penampilannya dan menyebarkan bahu yang tidak enak. Allahu a’lam
Senin, Agustus 25, 2008
Kiat Sehat Ala Rasulullah
1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu,sholat subuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah
- Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan
2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jumaat beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. “Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman”(HR Muslim)
3.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN
Sabda Rasul :“Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)”(Muttafaq Alaih)
Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda :
Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan
4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,pori-pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung
5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : “Jangan Marah”diulangi sampai 3 kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :
- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
- Membaca Ta ‘awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati
6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT
7. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.
::Ya Allah,bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat sifat mahmudah…::
for everyone
Seseorang yang mencintai kamu...
Tidak bisa memberikan alasan mengapa ia mencintaimu...
Dia hanya tau, dimata dia,kamulah satu satunya...
Seseorang yang mencintai kamu...
Sebenarnya selalu membuatmu marah/gila/jengkel/stres...
Tapi ia tidak pernah tau hal bodoh apa yg sudah ia lakukan...
Karna semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.
Seseorang yang mencintai kamu...
Jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah yg terbaik...
Hanya ia yang tau...
Seseorang yang mencintai kamu...
Akan mengingat setiap kata yg kamu ucapkan...
Bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu...
Menggunakan kata2 itu tepat waktunya...
Seseorang yang mencintai kamu...
Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah...
karna ia tidak mau mengingkari janjinya...
Ia ingin kamu untuk mempercayainya dan ia ingin...
memberikan hidup yang paling bahagia dan aman selama lamanya.
Seseorang yang mencintai kamu...
Mungkin tidak bisa mengingat kejadian /kesempatan istimewa...
Seperti perayaan hari ulang tahunmu...
Tapi ia tau bahwa setiap detik yang ia lalui...
Ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini...
Seseorang yang mencintai kamu...
Tidak mau berkata aku mencintaimu dengan mudah...
Karna segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah...
Untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu...
Tetapi hanya ia yang akan mengatakan kata I Love You pada situasi yang spesial...
Karna ia tidak mau kamu salah mengerti...
Dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai dirimu...
Seseorang yang benar2 mencintai kamu...
Akan merasa bhw sesuatu harus dikatakan sekali saja...
Karna ia berpikir bahwa kamu telah mengerti dirinya...
Jika berkata terlalu banyak...
Ia akan merasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia / tersenyum...
Seseorang yang mencintai kamu...
Akan pergi ke airport untuk menjemput kamu...
Dia tidak akan membawa seikat mawar...
Dan memanggilmu sayang seperti yang kamu harapkan.
Tetapi, ia akan membawakan kopermu dan menanyakan...
Mengapa kamu menjadi lebih kurus dalam waktu 2 hari??
Dengan hatinya yang tulus...
Seseorang yang mencintai kamu...
Akan selalu berusaha membuatmu tersenyum...
Dan tertawa walau terkadang caranya membingungkanmu...
Seseorang yang mencintai kamu...
Akan membalut hatimu yang pernah terluka dan menjaganya dengan setulus hati...
Agar tidak terluka lagi...
Dan ia akan memberikanmu yang terbaik walau harus menyakiti hatinya sendiri...
Seseorang yang mencintaimu...
Akan rela melepaskanmu pergi bila bersamanya kamu tidak bahagia...
Dan ia akan ikut bahagia walau kamu yang dicintainya bahagia bersama orang lain
